WABAH PENYAKIT MENULAR
Dijaman yang sudah sangat modern ini, membawa kita menjadi mengerti, bahwa di dunia ini ternyata banyak sekali jenis penyakit dan ada yang sangat membahayakan kehidupan manusia.
Apabila suatu penyakit menyerang daerah tertentu dan telah menjangkiti dan menular pada banyak penduduk, maka penyakit tsb sudah dapat dinyatakan sebagai Wabah Penyakit Menular. Dalam arti kejadian berjangkitnya suatu penyakit menular dalam masyarakat yang jumlah penderitanya meningkat secara nyata melebihi dari pada keadaan yang lazim pada waktu dan daerah tertentu serta dapat menimbulkan malapetaka.
Menurut UU RI No.4 Th 1994, Tentang Wabah Penyakit Menular, dikategorikan penyakit menular adalah: Kolera, Pes, Demam Dengue, Campak, Polio, Defteri, Pertussis, Rabies, Malaria, Avian Influensa, H5NI, Anthrax, Leptopirosis, Hepatitis, Influinza A Baru, HINI/Pandemi 2009, Miningitis, Yelow Fever, Chikungunya.
Apabila suatu daerah terkena wabah serta menular cepat maka daerah tsb dapat masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB).Maksudnya adalah timbulnya atau meningkatnya kejadian/kematian yang bermakna secara epidemiologis pada suatu daerah dalam kurun waktu tertentu dan merupakan keadaan yang dapat menjurus pada terjadinya wabah.
Lalu bagaimana cara menemukan penyekit menular tertentu yang dapat menibulkan wabah. Penemuannya harus dilakukan secara pasif dan aktif. Penemuan secara pasif yaitu melalui penerimaan laporan atau informsi dari fasilitas pelayanan kesehatan meliputi diagnosis klinis dan konfirmasi labolatorium. Sedangkan secara aktif yaitu melalui kunjungan lapangan guna penegakan diagnosis secara epidemiologi berdasarkan gambaran umum penyakit menular tertentu yang dapat menimbulkan wabah yang selanjutnya diikuti dengan pemeriksaan klinis dan pemeriksaan labolatorium.
Pengamatan selajutnya adalah penemuan peningkatan kesakitan yang terus menerus selama 3 (tiga) kurun waktu dalam jam, hari atau minggu berturut turut menurut jenis penyakitnya .
Langkah berikutnya memperhatikan jumlah penderita baru dalam periode waktu satu bulan menunjukkan kenaikan dua kali atau lebih dibandingkan dengan angka rata rata per bulan dalam tahun sebelumnya
Angka kematian kasus suatu penyakit ( Case Fatality Rate ) dalam satu kurun waktu tertentu menunjukkan kenaikan 50% atau lebih dibandingkan dengan angka kematian kasus suatu penyakit periode sebelumnya dalam kurun waktu yang sama.
Mengetahu hal yang demikian, Kepala Wilayah atau Daerah setempat wajib segera melakukan tindakan penanggulangan seperlunya terlebih dahulu, yaitu dengan pencegahan dan pengebalan guna memberi perlindungan kepada orang orang yang belum terkena penyakit. ( Budi Sampurno )
Berpartisipasi aktif dalam menyebarluaskan informasi yang bermanfaat bagi kesejahteraan bangsa.
Jumat, 30 November 2012
Rabu, 28 November 2012
Selasa, 27 November 2012
WARTAWAN
Bagaimana sebaiknya seorang wartawan itu, baik wartawan media cetak ataupun media elektronik. Yang pertama, haruslah memiliki sifat pandai bergaul dan mau bergaul dengan siapapun. Karena dengan kemampuan bergaul dan mau bergaul akan menjadikan wawasannya tambah banyak dan kenal dengan berbagai lapisan masyarakat yang pada akhirnya nanti akan dapat dijadikan sebagai contac person dalam mencari berita dan kebenaran berita.
Yang kedua harus memiliki rasa ingin tau. Memiliki kemampuan bergaul tetapi kalau tidak memilki rasa ingin tahu ya percuma saja. Kedua hal tersebut saling mendukung demi suksesnya pekerjaan wartawan.
Yang ketiga harus jeli, sebab dengan kejeliannya, maka suatu peristiwa bagaimanapun kecilnya peristiwa itu dapat menghasilkan suatu berita yang baik. Karena kejeliannya atau kepekaannya, peristiwa itu dapat diambil dari sisi mana yang menarik atau sisi mana yang memiliki spesifikasi . Sehingga dari sisi tersebut dapat digali informasi yang menarik untuk dituangkan dalam bentuk berita
Yang keempat, harus selalu menampilkan perilaku yang dapat menimbulkan kepercayaan.Ketika berhadapan dengan siapapun, haruslah berperilaku yang baik dan jujur sehingga orang menjadi simpati, tertarik dan percaya, sehingga dipercaya untuk dibagikan informasi, meskipun informasi tersebut kemungkinan belum bisa dipublikasikan. Kepercayaan nara sumber seperti ini harus benar benar dipertahannkan.
Yang kelima, harus selalu mengembangkan diri agar dapat wawasan baru dan dapat mengikuti perkembangan jaman, terutama yang berkaitan dengan spesifikasi tugas kewartawannannya.
Yang keenam, cobalah untuk menguasai bahasa tertentu dan memahami bahasa bahasa lainnya. Karena dengan menguasai bahasa akan sangat membantu dalam mencari berita, mengemas berita ataupun untuk memperoleh nara sumber yang kompeten. ( Budi Sampurno )
Bagaimana sebaiknya seorang wartawan itu, baik wartawan media cetak ataupun media elektronik. Yang pertama, haruslah memiliki sifat pandai bergaul dan mau bergaul dengan siapapun. Karena dengan kemampuan bergaul dan mau bergaul akan menjadikan wawasannya tambah banyak dan kenal dengan berbagai lapisan masyarakat yang pada akhirnya nanti akan dapat dijadikan sebagai contac person dalam mencari berita dan kebenaran berita.
Yang kedua harus memiliki rasa ingin tau. Memiliki kemampuan bergaul tetapi kalau tidak memilki rasa ingin tahu ya percuma saja. Kedua hal tersebut saling mendukung demi suksesnya pekerjaan wartawan.
Yang ketiga harus jeli, sebab dengan kejeliannya, maka suatu peristiwa bagaimanapun kecilnya peristiwa itu dapat menghasilkan suatu berita yang baik. Karena kejeliannya atau kepekaannya, peristiwa itu dapat diambil dari sisi mana yang menarik atau sisi mana yang memiliki spesifikasi . Sehingga dari sisi tersebut dapat digali informasi yang menarik untuk dituangkan dalam bentuk berita
Yang keempat, harus selalu menampilkan perilaku yang dapat menimbulkan kepercayaan.Ketika berhadapan dengan siapapun, haruslah berperilaku yang baik dan jujur sehingga orang menjadi simpati, tertarik dan percaya, sehingga dipercaya untuk dibagikan informasi, meskipun informasi tersebut kemungkinan belum bisa dipublikasikan. Kepercayaan nara sumber seperti ini harus benar benar dipertahannkan.
Yang kelima, harus selalu mengembangkan diri agar dapat wawasan baru dan dapat mengikuti perkembangan jaman, terutama yang berkaitan dengan spesifikasi tugas kewartawannannya.
Yang keenam, cobalah untuk menguasai bahasa tertentu dan memahami bahasa bahasa lainnya. Karena dengan menguasai bahasa akan sangat membantu dalam mencari berita, mengemas berita ataupun untuk memperoleh nara sumber yang kompeten. ( Budi Sampurno )
Langganan:
Postingan (Atom)