Senin, 19 Maret 2018


SELEKSI PETUGAS HAJI
Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran seleksi calon petugas haji 1439 H/2018 M. Pendaftaran seleksi calon petugas dibuka pada 20-25 Maret 2018. 
Melalui siaran pers Senin 19 maret 2018, Direktur Bina Haji Kemenag, Khoirizi H Dasir, mengatakan ada dua kelompok calon petugas haji yang akan direkrut oleh Kemenag, yaitu petugas yang akan menyertai jemaah haji atau biasa disebut kloter dan petugas yang tidak menyertai jemaah haji atau yang disebut non kloter. 
Petugas kloter terdiri dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI). Jemaah haji Indonesia tahun ini terbagi dalam 511 kelompok terbang (kloter). Karenanya, diperlukan  511 TPHI dan 511 TPIHI.
Dijelaskan untuk petugas non kloter yang tergabung dalam PPIH Arab Saudi, kuotanya berjumlah 836 petugas. Jumlah ini terdiri dari 530 petugas dari unsur Kemenag dan istansi terkait, termasuk media dan TNI/POLRI, serta 306 petugas dari unsur Kemenkes. Seluruh petugas akan dibagi ke dalam 3 wilayah kerja Makkah, Jeddah, dan Madinah. 
Khusus untuk petugas TKHI kloter dan non kloter rekrutmen dilaksanakan oleh Kementeriaan Kesehatan melalui Pusat Kesehatan haji.
Seleksi petugas haji, dilakukan secara berjenjang, dari tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga pusat. Tes tertulis di tingkat Kankemenag Kab/Kota pada tanggal 29 Maret 2018. Tes Computer Asisted Tes dan praktik di tingkat Kanwil Kemenag Provinsi akan digelar pada 12 April 2018. 
Seleksi petugas haji bukan tahap akhir untuk bisa bertugas sebagai PPIH. Sebab masih ada proses lanjutan yaitu pembekalan dan pemantauan berkelanjutan sampai yang bersangkutan dapat ditetapkan sebagai petugas dan dinyatakan lulus serta berhak berangkat pada saat yang telah ditentukan. (Bud.S.Kominfojatim.Mak’skom.IPJT.19.3.18)  



Kamis, 15 Maret 2018


PAGI
Pagi itu ada yang indah
Pagi itu ada yang tidak indah
Pagi itu memerdekakan diri
Pagi itu ada yang terbelenggu diri
Pagi itu ada merekahkan harapan
Pagi itu ada merenggutkan harapan
Pagi itu merengkuhkan harapan
Pagi itu mengkuncupkan harapan
Dunia memang berpengharapan
 Dunia itu memang mengasyikkan
Dunia itu memang menjerumuskan kehidupan
Mereka tidak tahu
Mereka tidak menyanngka
Mereka pasti
Mereka pasti tidak tahu dan tidak menyangka
Mereka menengadah
Tapi sudah ada yang Maha pasti Menentukan
Budi Sampurno/Blora/11Maret2018



PENGEMBANGAN WISATA KAB.PROBOLINGGO
Pj.Bupati Probolinggo,R.Tjahjo Widodo mengatakan, bahwa investor kini mulai melirik Kabupaten Probolinggo. Adanya lokasi potensial yang berada di wilayah pegunungan Rengganis Kecamatan Krucil, Pulau Gili Ketapang, wilayah pesisir utara dan sekitar Kota Kraksaan menjadi bagian daya tarik bagi investor untuk melakukan investasi. Dan untuk meningkatkan perekonomian salah satunya adalah dengan mendatangkan investor untuk membantu menggarap potensi yang ada demi kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, Probolingo memiliki potensi yang luar biasa, tidak kalah dengan kabupaten tetangga, seperti Banyuwangi, Malang ataupun Pulau Bali. Ini harus dikuatkan dan dikembangkan. Hadirnya perusahaan properti asal Amerika Serikat Stern Resources yang melakukan penjajakan untuk berinvestasi di Kabupaten Probolinggo menjadi bukti jika Probolinggo layak menjadi daerah yang patut diperhitungkan.
Business Development Director Stern Resources, Dinnah Tanuhardja di Pendopo Kabupaten Probolinggo, Rabu (14/3) mengatakan, ada beberapa lokasi potensial yang sedang dijajaki oleh Stern Resources. Diantaranya, wilayah pegunungan Rengganis di Kecamatan Krucil, Pulau Gili Ketapang, wilayah pesisir utara dan sekitar Kota Kraksaan.
Siaran pers dari Diskominfo Probolinggo menjelaskan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Pj Bupati Probolinggo terkait dengan wilayah mana yang akan diprioritaskan pembangunannya lebih dahulu. Pihaknya juga telah mengkomunikasikan rencana  investasi tersebut dengan bupati sebelumnya.
Sejauh ini menurutnya, kawasan Kabupaten Probolinggo sarat potensi alam yang indah. Sangat memungkinkan untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata bertaraf internasional.
Wilayah pesisir pantai Probolinggo diproyeksikan menjadi semacam Universal Studios di Singapura. Sementara untuk wilayah pegunungan Rengganis di sekitar Kecamatan Krucil, akan dibangun dan dikemas menjadi wilayah wisata bertaraf internasional. Dilahan tsb akan dibuat seindah mungkin, dan semenarik mungkin. Untuk menarik wisatawan di daerah Rengganis rencananya akan kami lengkapi juga dengan cable car, dan resort-resort mewah.
Usai pertemuan dengan Pj Bupati di pendopo Dinnah Tanuhardja, Director Stern Resources melanjutkan  peninjauan ke salah satu lokasi yang dinilai potensial yakni wisata Pantai Bentar di Desa Sumberkerang Kecamatan Gending. Ikut mendampingi kunjungan, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo, H Tutug Edi Utomo. Sambil berperahu, rombongan juga menyaksikan binatang laut sejenis ikan raksasa, yakni Hiu Tutul (Whale Shark) yang sudah menjadi ikon Pantai Bentar. (Bud.S.Kominfojatim,Mak’skom.IPJT.15.3.18)


Rabu, 14 Maret 2018


KENTONGAN
Saat ini saya sedang di desa
Memang sepi, memang merindukan
Menjanjikan burung burung berkibar
Menggelarkan kerinduan yang tidak terrindukan
Langkah langkah itu memberikan kebijakkan
Kebijakkan rindu keadilan
Kebijakkan itu menaifkan keadilan
Yang terkasihkan dan menjanjikan sendi sendi kehidupan
Bisu, bisu tak akan membawakan kesedihan
Perlukan kentongan untuk membangkitkan kerinduan.
Budi Sampurno/Blora/11Maret2018

Jumat, 02 Maret 2018


PERGELARAN LATIHAN KEAMANAN LAUT
Latihan Kemanan Laut ( Latkamla ) tahun 2018 bakal kembali digelar oleh TNI AL pada tanggal 5 Maret mendatang. Latihan dilakukan dalam rangka menciptakan kondisi keamanan laut yang kondusif yang ditekankan pada aspek penegakan hukum.
“TNI AL melaksanakan Latkamla TA.2018, termasuk di wilayah kerja Koarmatim guna menciptakan kondisi keamanan laut yang kondusif  bagi para pengguna laut dalam rangka mendukung tugas TNI AL,” kata Komandan Gugus Tempur Laut Armada Timur, Laksamana Pertama TNI Agus Hariadi selaku Wakil Direktur Latihan Keamanan Laut TA 2018, Jumat (2/3).
Ia menjelaskan, latihan yang menjadi agenda tahunan itu merupakan program rutin Mabes TNI Angkatan Laut yang dilaksanakan Koarmatim selaku Komando Utama pembinaan. Tujuannya, meningkatkan kemampuan perwira dijajaran Koarmatim di bidang keamanan laut, menyamakan pola pikir dan pola tindak, serta menguji doktrin dalam pelaksanaan operasi keamanan laut.
Komandan Guspurlatim ini juga mengingatkan bahwa penegakan hukum saat ini menjadi perhatian pemerintah, seiring dengan kebijakan pemerintah untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan.
“Penegakan hukum menjadi kunci dalam keberhasilan pembangunan nasional. Misalnya terlihat dengan dibentuknya Satgas IUUF 115 dan Satgas Pungli serta lainnya”.
Bertindak sebagai pemapar dalam briefing kali ini adalah  Komandan KRI Jhon Lie 357Kolonel Laut (P) Dados yang dalam latihan ini manjabat sebagai De Oyu (Deputy Olah Yudha) yang menjelaskan tentang sekenario Latkamla 2018. Sementara untuk rangkaian dari tahap pelaksanaan Latkamla akan dibuka Pangarmatim Laksamana Muda TNI Didik Setiyono di Puslatkaprang,  Koarmatim, Surabaya. (Bud.S.Kominfojatim.Mak’skom.IPJT.2.3.18)
Views 482


Kamis, 01 Maret 2018


PRESIDEN LANTIK IRJEN POL HERU WIDODO SEBAGAI KEPALA BNN
Presiden RI,  Joko Widodo melantik Irjen Pol Heru Winarko sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) di Istana Negara Jakarta, Kamis (1/3). Irjen Heru menggantikan Kepala BNN sebelumnya, Komjen Pol Budi Waseso yang memasuki masa pensiun.
Heru Winarko dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 14/M Tahun 2018 tanggal 28 Februari 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Narkotika Nasional.
Usai pelantikan, Presiden Joko Widodo mengungkap alasan menjatuhkan pilihannya kepada Heru Winarko. Menurutnya, pengalaman dan integritasnya selama berada di KPK akan sangat berguna untuk BNN. Presiden mengingikan  agar BNN  nantinya memiliki standar-standar yang baik seperti yang Pak Heru sudah terapkan di KPK. Standar-standar yang dibawa dari KPK ke BNN. Baik standar _governance_, standar tata kelola organisasi, dan yang paling penting sisi integritas. Karena di peredaran narkoba uangnya besar sekali, omzetnya besar. Mudah menggoda orang untuk berbuat tidak baik. 
Juga diharapan  BNN ke depannya  agar BNN mampu melakukan pencegahan terkait masuk dan beredarnya barang-barang haram tersebut di Indonesia. Disamping juga bisa menurunkan sebanyak-banyaknya pengguna narkoba
Sebelum dilantik sebagai Kepala BNN, Heru Winarko, pria lulusan Akademi Kepolisian tahun 1985 itu menjabat sebagai Deputi Bidang Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi sejak September 2015. Ia juga pernah menjabat sebagai Kapolda Lampung pada tahun 2012. Demikian rillis yang diterima Jatimnewsroom.(Bud.S.kominfojatim.Mak’skom.IPJT.1.3.18)
Views 14



PAMERAN BATIK DI GRAND CITY SURABAYA
Sukses menggelar pameran tahun lalu, Hinggil Batik Fest kembali menggelar Expo Batik Tenun Ke-2 di Grand City Surabaya, 28 Februari - 4 Maret 2018.
Direktur Maxxindo Communication, Desay Savitri selaku penyelenggara Expo Batik Bordir 2018, Kamis (1/3) mengatakan, tujuan digelar expo batik adalah untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap produk produk dalam negeri terutama produk wastra dan craft khas Indonesia.
Pameran digelar sebagai bentuk wujud nyata kepedulian terhadap perkembangan usaha kecil menengah di tanah air dan pelestarian budaya daerah. Sebagai ajang promosi dan memasarkan produk-produk unggulan dari berbagai daerah di Indonesia. Memperluas akses dan menambah jaringan pemasaran bagi para pengrajin wastra dan craft serta UKM yang terlibat di dalamnya.
Pameran yang digelar selama lima hari diikuti 200 peserta dari berbagai pengrajin batik daerah di Indonesia. Seperti batik dari Jawa, Ulos di Sumatera Utara, Songket Sumatera Selatan,Kain Sasirangan di Kalimantan Selatan, hasil Tenun dari NTT, Kain Bordir di Jawa Barat, Jawa Timur dan Sumatera Barat Pengrajin Sutera di Sulawesi Selatan.  Contoh tsb adalah merupakan warisan budaya leluhur Bangsa Indonesia, bahkan masih banyak lagi warisan budaya kain khas Nusantara yang belum terekspos dan masih tersembunyi.
Konsep pameran tahun ini memang ada peningkatan dari tahun sebelumnya, makanya penyelenggara mannggunakan kata “Hinggil”, artinya tempat yang tinggi. Sebagai wujud apresiasi terhadap hasil karya perajin-perajin di Nusantara. Diharapkan  hasil karya anak bangsa ini tidak lekang oleh gerusan jaman
Perserta pameran dari berbagai daerah yang ikut dalam acara ini merupakan perajin langsung. Penyelenggara sudah puluhan tahun menggelar acara serupa di Bandung, Jakarta dan Surabaya. Para peserta ini didatangi langsung oleh penyelenggara ke tempat masing-masing, karena panitia tidak ingin yang ikut pameran nanti ternyata broker atau para pengepul.
Dalam pameran sebelumnya, memang terlihat para perajin yang kebanyakan sudah punya pelanggan tetap di Surabaya, serta beberapa kota di Indonesia Timur. Para pelanggan terlihat sudah hafal dengan produk-produk batik dan kain tenun dari peserta pameran. (Bud.S.Kominfojatim.Mak’skom.IPJT.1.3.18)
Views 2