Kamis, 22 Maret 2018


LELANG RUTIN KOMODITI PASAR AGRO JAWA TIMUR
Selama 2017, pasar lelang komoditi agro yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur bersama Puspa Agro di Jemundo Sidoarjo menghasilkan transaksi Rp 134,885 miliar. Dengan tarnsaksi sebesar itu berarti setiap bulan, transaksi lelang menghasilkan rata-rata Rp 10,2 miliar.
Kepala Seksi Stabilisasi Barang Pokok dan Penting Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jawa Timur sebagai Panitia Lelang Komoditi Agro, Tri Subiyantoro di kantornya Surabaya, Kamis (22/3) mengatakan, komoditi produk yang dilelang adalah meliputi komoditi jagung pipilan, produk hortikultura, palawija, umbi-umbian dan produk olahan komoditi pertanian.
Lelang komoditi Agro di Puspa Agro selama tahun 2017 cukup mendapat perhatian dari para pedagang lokal dan supplier dari kabupaten/kota di Jawa Timur serta para supplier dan buyer dari berbagai daerah di Indonesia khususnya dari Jakarta dan Bandung.
Kemudian, pada 2018 lelang komoditi agro akan diadakan sebanyak  tiga kali yaitu pada Maret, Juli dan Oktober atau pasca Lebaran. Diharapkan, para pelaku usaha terus meningkatkan nilai transaksi lelangnya pada 2018. Pasar lelang komoditi agro telah direvitalisasi oleh Bapebbti ke PT Puspa Agro selaku penyelenggara pasar lelang Komoditi Agro.
Disperindag Jawa Timur terus mendorong  agar PT Puspa Agro melaksanakan pasar lelang komoditi agro secara profesional. Tahun 2019, Disperindag akan tetap menyiapkan program/kegiatan seperti pasar lelang, guna memperkuat perdagangan agro komoditi dan komoditi lain di wilayah Jawa Timur dan diharapkan kabupaten/kota tetap menganggarkan program dengan format kegiatan yang berbeda yang lebih inovatif.
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bapebbti) telah menyiapkan program pasar lelang terpadu online melalui website pasar lelang terpadu. Para pelalu usaha dapat mengakses di pasar lelang terpadu dan mendaftar sebagai anggota peserta pasar lelang di website tersebut. Pasar lelang terpadu online saat ini sedang disiapkan oleh Puspa Agro dan tahun 2018 harus bisa berjalan dan diakses oleh semua pelaku usaha di Jawa Timur. (Bud.S.Kominfojatim.Mak’skom.IPJT.22.3.18)
Views 22




SOSIALISASI BPJS KETENAGAKERJAAN CABANG DARMO SURABAYA
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Surabaya Darmo menggelar sosialisasi program di Kecamatan Karangpilang Kota Surabaya. Acara ini bertujuan menjangkau kepesertaan dari fungsionaris kelurahan, pengurus RT, RW, PKK, Karang Taruna dan Karang Wreda.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Surabaya Darmo, Poedji Santoso,mengatakan dengan adanya kegiatan ini diharapkan para pengurus tersebut bisa terlindungi saat mereka menjalankan tugas sehari-hari.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan positif dalam memberikan wawasan kepada masyarakat akan peran penting BPJS Ketenagakerjaan,” katanya di sela kegiatan, Rabu, (21/3).
Ia menjelaskan menjadi pengurus RT, RW adalah amanah dan dibaliknya mengandung risiko yang bisa dialami kapan saja misalnya pada saat pelaksanaan hari besar. “Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan mendapatkan manfaat juga sangat banyak bagi para pekerja itu sendiri,” ujar Poedji.
Menurutnya, selama ini masyarakat masih susah untuk membedakan antara BPJS Ketenagakerjaan dengan BPJS Kesehatan, padahal kalau pekerja itu mengalami kecelakaan kerja, maka akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan, bukan kesehatan.
Di Kecamatan Karangpilang, sambungnya, terdapat potensi sebanyak 100 orang pengurus RT atau RW yang bisa terakuisisi dan terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan. ”Mereka nantinya juga bisa sebagai tim perisai yang akan menginformasikan kepada masyarakat terkait dengan program BPJS Ketenagakerjaan,” demikian dijelaskan Poedji Santoso. (Bud.S.Kominfojatim.Mak’skom.IPJT.22.3.18)
Views 30




PROGRAM JALIN MATRA JATIM BERDAMPAK POSITIF
Program jalin matra yang dicanangkan Pemerintah Provinsi mulai 2014 - 2018 telah membawa dampak yang positif bagi perkembangan masyarakat miskin di Jatim, salah satu dampaknya yaitu menumbuhkan usaha baru.
Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Desa/Kelurahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jatim (DPMD), Muhammad Yasin ditemui di kantornya, Kamis (22/3) mengatakan, program yang dibuat oleh Gubernur Jatim mulai 2014 - 2018 telah membawa dampak positif bagi masyarakat miskin di Jatim untuk menumbuhkan usaha baru.
M.Yasin berkata mengatakan, bahwa Program Jalin Matra ini diberikan kepada Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP). Dan Bentuk bantuan yang disalurkan Jalin Matra ini berupa bantuan usaha produktif yang paling utama dan sesuai dengan permintaan KRTP seperti toko sembako dan kerajinan.
Menurut data dari DPMD pada 2014 - 2018 mencatat ada usaha baru dampak dari program jalin Matra penanggulangan Kerentanan kemiskinan yaitu, 13.717 RTS (Rumah Tangga Sasaran). Usaha yang paling banyak dilakukan penerima jalin matra yaitu untuk usaha warung kopi, berdagang sayuran, counter, dan pedagang keliling mencapai 50 %, untuk Jasa Pertanian mencapai 19 %, kemudian jasa konveksi mencapai 10 %. Untuk format bantuan Jalin matra ini bantuan yang pertama memang digunakan untuk modal usaha.
Ditambahkan, untuk pelaksanaan program jalin matra 2018, ada sedikit perubahan formula bantuan kepada masyarakat miskin di Jatim yaitu 90 persen untuk usaha dan 10 persen bantuan untuk makanan, hal ini dilakukan untuk menunjang peningkatan konsumsi, sehingga diharapkan kalau konsumsi meningkat, pendapatan meningkat. Perubahan formula bantuan ini juga diharapkan mendukung dan mempercepat penanggulangan kemiskinan di Jatim.
Untuk mengawal dan memfasilitasi pelaksanaan program Jalin Matra di 2018, Pemprov Jatim juga melibatkan 319 pendamping di 38 Kabupaten/Kota. Dan juga bekerjasama dengan tiga perguruan Tinggi Negeri Di Jatim, yaitu Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Airlangga Surabaya. (Bud.S.Kominfojatim.Mak’skom.IPJT.22.3.18)
Views 33



MUSREMBANG KAB.PAMEKASAN
Kabupaten Pamekasan mengadakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2018 yang merupakan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di tahun 2019, Rabu (21/3) sore.
Wakil Bupati Pamekasan, Khalil Asy’ari mengatakan, kegiatan mengambil tema “Pemerataan Pembangunan Ekonomi Masyarakat Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Dasar dan Penguatan Sumber Daya Lokal.”
Wakil Bupati mengatakan, bahwa komitmen dan semangat kita semua dapat menjadi bekal untuk terus memacu dan mempercepat kinerja pemerintahan dan pembangunan daerah di Kabupaten Pamekasan.
Menurut Wabup, Musrenbang merupakan media forum yang strategis dalam rangka sinkronisasi dan sinergitas perencanaan pembangunan sejalan dengan otonomi daerah dan desa. Tanpa kita sadari bebagai program kegiatan pembangunan daerah telah banyak kita lakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pamekasan, untuk itu sudah sepatutnya kita bersyukur dan bangga atas apa yang sudah tercapai.
Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Pamekasan, Achmad Halili Yasin mengatakan, jelang akhir kepemimpinannya atas, nama pribadi dan Pemkab Pamekasan beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyampaikan permohonan maaf atas segala keterbatasan yang ada khususnya dalam hal pemerataan hasil pembangunan tahun 2013 – 2018. Diakuinya masih banyak harapan dan kebutuhan masyarakat yang mungkin belum bisa dipenuhi secara langsung dan nyata yang disebabkan oleh berbagai faktor. namun demikian, harus tetap memotivasi diri bersama kepala daerah yang baru nanti. (Bud.S.Kominfojatim.Mak’skom.IPJT.22.3.18)
Views 38

Rabu, 21 Maret 2018

TIGA SRIKANDI


DEP.MANAJEMEN BISNIS ITS BERALIH KE SOSHUM
Seleksi masuk Departemen Manajemen Bisnis Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mulai tahun 2018 beralih ke bidang sosial humaniora (Soshum). Menurut Imam Baihaqi ST MSc PhD selaku Kepala Departemen Manajemen Bisnis ITS, bahwa peralihan bidang ini mulai berlaku pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018. "Calon mahasiswa dari jurusan IPS dapat memilih Manajemen Bisnis pada kategori Soshum. Sedangkan pada SBMPTN bisa diikuti kelompok Soshum bagi siswa IPS dan campuran bagi siswa IPA,” penjelasan Baihaqi, di Surabaya, Rabu (21/3).
Keputusan tersebut mulai diberlakukan untuk calon mahasiswa tahun ini. Alasan utamanya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sekaligus menjawab kebutuhan sumber daya manusia yang memiliki keahlian di bidang manajemen bisnis.
Tahun ini, keketatan masuk Manajemen Bisnis ITS berada di posisi keempat dan pendaftar terbanyak masih dari siswa IPA. “Meskipun beralih kategori dari Saintek ke Soshum, peminat manajemen bisnis masih didominasi oleh jurusan IPA.
Peralihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendaftar DMB ITS. “Bila pendaftarnya memiliki kualifikasi yang baik, maka kualitas alumninya pun akan mumpuni,” tutur pria lulusan Monash University Australia ini.
Imam optimistis bahwa Departemen Manajemen Bisnis ITS dapat menghasilkan para pengusaha dan pebisnis profesional yang inovatif. Sehingga, lulusannya dapat berkontribusi secara nyata bagi Indonesia. Kelihat input dan proses perkuliahan manajemen bisnis selama ini, lulusan Manajemen Bisnis ITS bisa berdaya saing dan ikut menambah lapangan kerja serta mengurangi pengangguran di Indonesia. (Bud.S.Kominfojatim.Mak’skom.IPJT.21.3.18)
Views 56


DINAS LINGKUNGAN HIDUP JATIM PERANGI SAMPAH
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim mengajak masyarakat kompak pengatasi sampah plastik, dengan cara mengurangi penggunaannya."Makanan atau minuman kemasan dari plastik tidak bisa hentikan peredaran secara total, karena masih banyak masyarakat atau daerah yang memerlukannya. Yang bisa dilakukan adalah mengurangi  penggunaannya," kata Kepala DLH Jatim, Diah Susilowati saat Rapat Koordinasi Pengelolaan Sampah Plastik di Jawa Timur 2018 di Surabaya, Rabu (21/3).
Pemerintah saat ini sedang merumuskan rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang pengolahan sampah sisa pakai produk yang nantinya wajib dikelola perusahaan penghasil produk seperti minuman kemasan, pempres sekali pakai, atau plastik pembungkus lainnya.Masyarakat harus mengetahui bahwa limbah botol minuman atau pembungkus makanan dan pempres tidak berbahaya jika dikelola dengan benar.
"Perusahaan yang membuat produk-produk tersebut harus membantu pemerintah untuk mendaur ulang kembali sisa sampahnya, sehingga tidak berbahaya dan mencemari lingkungan, sampai saat ini kami terus mengingatkannya”.
Lebih lanjut dikatakannya, sampah yang dihasilkan Jatim lebih dari 17 ribu ton/hari, dari angka itu baru sebesar 19% sampah plastik yang berhasil diolah atau didaur ulang.
Guna mengatasi persoalan ini,  diharapkan masyarakat turut terlibat aktif termasuk melibatkan pemulung  dalam mengatasi masalah sampah khususnya di perkotaan, sehingga tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan. Sebagai salah satu cara untuk mengingatkan masyarakat diperlukan seperti papan himbauan jangan buang sampah sembarangan lengkap dengan sanksi yang dikenakan.
Perusahaan yang membuat makanan atau minuman kemasan bukan dilarang berproduksi tetapi diharuskan bisa merespons dengan kemampuan pengolahan sampah plastik. (Bud.S.Kominfojatim.Mak’skom.IPJT.21.3.18)
Views 70