Kamis, 17 Januari 2019


ARAHAN KAPOLDA JATIM KEPADA JAJARANNYA
KACAMATAKOM.Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, didampingi Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Toni Harmanto dan Irwasda Polda Jatim Kombes Pol Sutardjo memimpin pengarahan kepada para personel Polda Jawa Timur. Arahan disampaikan Kapolda pada anggota jajaran Polda dan Bhabinkamtibmas wilayah Madura dan Tapal Kuda jajaran Polda Jawa Timur.

Irjenpol Luki memberikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada seluruh anggota Polda Jatim dan jajaran Bhabinkamtibmas Polda Jatim atas kinerjanya selama ini.
“Saya memberikan apresiasi atas kinerja anggota jajaran dan khsusnya Bhabinkamtibmas dalam menjaga kondusivitas keamanan di Jawa Timur,” jelasnya saat kegiatan berlangsung di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Kamis hari ini
Arahan yang disampaikan merupakan langkah dari Polda Jatim dalam mewujudkan Polri yang Promoter (Profesional Modern dan Terpercaya). Hal itu guna tercipta kondisi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) yang menyejukkan dalam menghadapi agenda nasional akan dilaksanakan yaitu Pileg dan Pilpres 2019.
“Saya meminta pada seluruh anggota untuk bekerja lebih giat. Pengamanan Pileg dan Pilpres harus dilakukan sebaik mungkin,” jelasnya.
Kapolda juga mengimbau pada seluruh anggota Bhabinkamtibmas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat juga bisa bertugas lebih baik lagi. “Bhabinkamtibmas ini yang berada paling dekat dan berhubungan langsung dengan masyarakat. Jika ada ada informasi kamtibmas terkait Pileg dan Pilres di masyarakat agar bisa segera ditindaklanjuti dan dilakukan langkah yang tepat untuk mengatasi persoalan yang terjadi,” tegasnya.
Hadir dalam giat pengarahan kali ini seluruh pejabat utama Polda Jatim serta Kapolres wilayah Madura dan Tapal Kuda.(budsam,kominfojatim,17.1.19)




PENINGKATAN KINERJA DINAS KOMINFO JATIM
KACAMATAKOM. Sekretaris Dinas mewakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Jatim, Aju Mustika Dewi  yang bertindak selaku Inspektur Upacara tanggal 17 Januari,  dalam amanatnya meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk berusaha meningkatkan kinerjanya, karena hal ini sangat erat dengan program remunerasi yang diterapkan mulai tahun 2019 ini.
Dalam sistem remunerasi ini ada dua unsur, yaitu berdasarkan absensi dan kinerja, komposisi ini akan bersifat dinamis antara kedisiplinan pegawai dan kinerja dalam melaksanakan tugas sehari hari. Pemerintah Prov Jatim, juga membuat kebijakan bahwa remunerasi ini juga diberikan kepada seluruh PTT, namun besaran dan formulasinya belum ditetapkan masih dipersiapkan.
Mekanismenya tetap mengacu kepada Penilaian Kinerja PTT dan Perjanjian Kinerja. "Mari tingkatkan kinerja kita baik ASN maupun PTT karena hal ini berkaitan dengan tunjangan remunerasi, pelaporan kinerja pegawai ini dilakukan setiap bulan," kata Ayu, Kamis pagi tadi
Memasuki tahun 2019 ini, harus ada perubahan pola pikir dalam bekerja sehingga bisa memenuhi persyaratan dalam sistem remunerasi ini untuk mendapatkan tunjangan kesejahteraan bagi pegawai. Unsur kedisiplinan dan kinerja harus beriringan bisa dilaksanakan keduanya.
Dibagian akhir dalam sambutan dihadapan sekitar 150  peserta upacara apel pagi, wanita pejabat eselon III ini juga mengajak kepada seluruh pegawai ikut mensukseskan pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) tingkat nasional pada tanggal 9 Februari 2018 mendatang yang dipusatkan di Surabaya.
HPN direncanakan dihadiri Presiden Republik Indonesia dan tamu delegasi dari seluruh Indonesia. "Dalam HPN tanggal 9 Februari 2019 mendatang Bapak Kadis Kominfo Jatim menjadi Ketua Pelaksana, maka kewajiban kita untuk mensukseskan acara tersebut," pintanya. (budsam.kominfojatim.17,1,19)


Rabu, 16 Januari 2019



GUBERNUR SUKARWO DI KAMPUS IPDN TAMPUSU

KACAMATAKOM.Gubernur Jawa Timur, H. Soekarwo menekankan pentingnya faktor kepemimpinan atau leadership dalam memimpin birokrasi. Menurutnya, leadership menentukan lima puluh persen keberhasilan birokrasi, sebab kebijakan publik (public policy) digerakkan oleh pemimpin atau leader.

Hal itu disampaikan Pakde Karwo saat menjadi narasumber dalam Kuliah Umum Administrative Reform Birokrasi Melayani "Pelayanan Publik untuk Kesejahteraan" di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Utara, Tampusu, Selasa 15/1 melalui siaran pers Humas Setdaprov Jatim.
Dihadapan 174 Praja IPDN, Pakde Karwo mengatakan, dengan porsi lima puluh persen tersebut, maka leadership menjadi bagian terpenting dalam melaksanakan reformasi birokrasi. Seorang pemimpin diharapkan mampu melakukan tiga strategi utama guna mewujudkan pelayanan publik yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Ketiganya adalah memberdayakan masyarakat, membuat inovasi pelayanan publik, dan transparansi” katanya.
Untuk strategi pertama, masyarakat harus dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan, atau istilahnya partisipatoris. “Pemimpin harus melibatkan masyarakat dan stakeholder dalam merumuskan kebijakan, kita harus mendengar apa yang dibutuhkan rakyat, bukan memutuskan sepihak” tegasnya.
Dari mendengarkan rakyat itulah, imbuh gubernur yang juga menjadi Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), pemimpin bisa melakukan strategi kedua, yakni melahirkan inovasi pelayanan publik yang tepat sasaran dan bisa memuaskan, serta meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.
Pakde Karwo mencontohkan, sebuah puskesmas di Blitar yang letaknya di pinggir sawah. Jika pada umumnya puskesmas buka jam 07.00 sampai 12.00, maka puskesmas tersebut buka dari jam 16.00 sampai 22.00. Ini karena pemimpin puskesmas tersebut mendengarkan kebutuhan warganya, yang sebagian besar adalah petani.
“Suatu hari, dokter yang juga pimpinan puskesmas itu mengumpulkan warga. Dia bertanya, puskesmas ini sebaiknya buka jam berapa? Kemudian warga menjawab, jam 16.00 sampai 22.00, karena pada pagi sampai siang masih bekerja di sawah. Akhirnya, dokter itu setuju. Inilah salah satu bentuk inovasi berdasarkan citizen’s charter” imbuhnya.
Ia melanjutkan, pelayanan publik juga harus transparan dan akuntabel. Yakni, mulai persyaratan, biaya, dan waktunya harus jelas. Hal ini bisa dicapai dengan memanfaatkan Teknologi Informasi (TI). Karena itu, pemimpin di jaman sekarang harus paham teknologi. “Semua informasi tersebut harus bisa diakses oleh masyarakat lewat berbagai media, baik di media cetak, elektronik, website, media sosial, dan juga lewat aplikasi android” lanjutnya.
Dalam kesempatan ini, Pakde Karwo juga berpesan kepada seluruh Praja IPDN agar memanfaatkan waktu dan belajar sebaik-baiknya di kampus IPDN. Sebab, guna mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) pemimpin yang berkualitas dan produktif, dibutuhkan pendidikan terapan yang mumpuni, seperti di kampus IPDN. “Setelah anda lulus dan terjun di birokrasi, seperti menjadi camat, anda akan tahu cara menyelesaikan permasalahan, karena di kampus ini sudah diajarkan caranya. Sebagai ASN, anda adalah agent of change di instansi anda kelak, jadi belajarlah dengan baik, pahami peraturan dan hukum yang berlaku. Itu akan jadi bekal anda kedepan” pesannya.
Pakde Karwo juga mendorong agar para praja IPDN dapat lebih menggali ilmu lewat membaca buku serta menumbuhkan achievement atau prestasi. “Caranya, tumbuhkan semangat dalam diri agar disiplin, berpikir positif, dan masukkan ilmu sebanyak-banyaknya lewat membaca. Ini kampus yang tepat untuk itu, semoga sukses” pungkasnya.
Direktur IPDN kampus Sulawesi Utara, Dr Noudy R.P. Tendean, mengatakan, pihaknya berterima kasih atas kesediaan Pakde Karwo memberikan kuliah di kampusnya. Menurutnya, Pakde Karwo adalah sosok pemimpin bangsa yang sangat berpengalaman dan banyak berkontribusi  bagi bangsa dan negara. “Pakde Karwo layak dijadikan panutan dan teladan, beliau juga sangat merakyat, serta banyak prestasi, baik nasional maupun internasional yang telah diraih selama menjabat sebagai gubernur dua periode” pujinya. (budsam.kominfojatim,16.1.19)



Selasa, 15 Januari 2019


ITS JARING KERJASAMA DENGAN THAILAND

KACAMATAKOM.Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terus berupaya melakukan langkah serius dalam memperkuat jaringan kerja sama internasional. Melalui inisiasi program Joint degree, ITS melakukan proses finalisasi kerja sama dengan universitas ternama di Thailand, yakni Suranaree University of Technology (SUT).
Dalam kunjungannya, akhir tahun 2018 lalu, Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana MScES PhD didampingi beberapa perwakilan International Office (IO) ITS dan beberapa pimpinan ITS yang terkait. Delegasi ITS melakukan pembahasan Memorandum of Agreement (MoA) terkait program joint degree dan exchange antara SUT dengan beberapa departemen di ITS yang akan dilakukan.
Program joint degree merupakan penyelenggaraan kegiatan kuliah antar perguruan tinggi asal (home) dengan perguruan tinggi mitra (host) dengan jurusan atau departemen yang in line (bidang keilmuan sama). Di mana nantinya mahasiswa lulusan program joint degree ini akan mendapatkan dua ijazah sekaligus dari kedua perguruan tinggi.
Sesuai pertemuan awal pada September 2018 lalu di kampus ITS, terdapat empat departemen di ITS yang akan melakukan MoA dengan SUT. Yakni departemen Teknik Sipil, Teknik Kimia, Teknik Industri, dan Teknik Geomatika. Sedangkan Departemen Teknik Geofisika baru mencapai tahap inisiasi kerja sama baru. Sebagai bentuk realisasi sudah ada beberapa mahasiswa yang diterima program exchange yang akan dimulai pada semester ganjil tahun ajaran 2019/2020 mendatang.
Direktur Hubungan Internasional ITS, Dr Maria Anityasari ST ME menjelaskan, bahwa program yang sedang dirintis untuk dikerjasamakan oleh ITS dengan SUT kali ini adalah joint degree dan exchange dan akan ditindaklanjuti mulai semester gasal tahun 2019 ini. Program joint degree yang sedang dirancang ITS dengan SUT sendiri saat ini sedang dalam proses mapping kurikulum dan penulisan MoA. “Targetnya akhir bulan ini Januari 2019MoA ini sudah final,” tandasnya
Setelah MoA tersebut final, lanjut Maria, ITS akan melakukan promosi dari program joint degree ini pada bulan Februari dan Maret 2019. Sementara ini, pola kurikulum dari program joint degree yang akan diajukan adalah 3+1, yakni tiga tahun di ITS dan satu tahun di kampus mitra atau sebaliknya. Untuk itu, mahasiswa yang bisa mendaftar program ini adalah semester 6 atau akan memasuki semester 7.
“Namun pola tersebut bisa juga berubah sampai akhirnya disepakati saat penandatanganan MoA akhir Januari nanti,” ujar Maria. Sedangkan untuk program student exchange dengan SUT nantinya ditujukan untuk mahasiswa minimal yang sudah semester 3.(budsam.kominfojatim,15.1.19)
Views 472



Polrestabes Surabaya bagi-bagi helm.
 Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan generasi millenial, yakni anak muda dengan rentang usia antara 17 - 35 tahun, Polrestabes Surabaya membagi-bagikan helm satandart,seperti yang dilakukan di Jl Raya Darmo, depan Taman Bungkul Surabaya. 

KACAMATAKOM.Satlantas Polrestabes Surabaya yang dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, melakukan aksi bagi bagi stiker dan helm. Dijelaskan,pada hari Selasa 15 Januari, bahwa berdasarkan data, di Surabaya jumlah lakalantas cukup tinggi. Pada tahun 2018 saja, terjadi 238 peristiwa laka lantas.
Bagi kendaraan yang telah sesuai standar kelengkapan berkendara, maupun surat surat berkendara, baik roda dua maupun roda empat, akan mendapatkan stiker khusus. Sedangkan pengendara yang tidak lengkap, akan dikenakan tilang.  
"Untuk itu, program ini kita laksanakan, supaya kaum millenial yang banyak mendominasi sebagai korban kecelakaan, untuk membiasakan budaya tertib, mengutamakan keselamatan," jelasnya.  
Bagi pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm standart keselamatan, Satlantas Polrestabes Surabaya membagikan helm secara cuma cuma. Helm yang dikenakan sebelumnya diambil, dan diganti yang baru.  
Helm yang dinilai tidak berkeselamatan, antara lain, tidak ber standart nasional Indonesia (SNI), tidak memiliki pengunci pada bagian bawah dagu atau leher, serta tidak memiliki kaca pelindung muka. (kominfojatim.15.1.19)

Selasa, 01 Januari 2019

SELAMAT TAHUN BARU 2019

SEMOGA INDONESIA SEMAKIN KOKOH DAN TANGGUH

SELAMAT TAHUN BARU 2019

SEMOGA KWALITAS DAN KWANTITAS PRODUKSI FILM INDONESIA SEMAKIN MENINGKAT