Selasa, 20 Maret 2018


PANGDAM V BRAWIJAYA DUKUNG TAMAN PERDAMAIAN DI MOJOKERTO
Pangdam V Brwijaya Mayjen TNI Arief Rahman mendukung gagasan putra Pahlawan Nasional Bung Tomo, yaitu Bambang Sulistomo untuk membangun Taman Perdamaian Dunia Soerjo Majopahit. Taman yang juga merupakan ide Hj.Sulistiana ini rencana ditempatkan dipusatkan di desa Pakis, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
 Pangdam mengatakan, bahwa  dari berbagai aspek di Makodam saat ini juga memiliki kesamaan dengan aspek yang menjadi pedoman kerajaan Majapahit. Slogan untuk terus berbuat yang terbaik kepada rakyat, tetap kami pegang teguh selama mengemban tugas sebagai prajurit.Selasa (20/3).
Selasa, 20 Maret, alumnus Akmil tahun 1988 ini juga menginstruksikan jajaran di wilayah teritorialnya untuk ikut berperan dalam rencana pembangunan taman dimaksud.
Sementara itu, Bambang Sulistomo menjelaskan, pembangunan TPDSM tersebut untuk mengenang jasa para leluhur yang diimplementasikan melalui pengenalan situs-situs bersejarah yang sering ditemukan. “Jawa Timur, merupakan salah satu wilayah yang terkenal dengan destinasi maupun lokasi-lokasi bersejarah pada masa kerajaan. Tak hanya kerajaan Singasari, wilayah ini juga merupakan salah satu markas terbesar kerajaan Majapahit kala itu,” ungkapnya.
Menurutnya, pengenalan sejarah kepada masyarakat dinilai penting, selain menghormati jasa-jasa pendahulu, pengenalan sejarah tersebut juga memiliki dampak yang sangat bagus bagi para generasi penerus bangsa. “Kami berencana Taman Perdamaian Dunia Soerjo Modjopahit ini sebagai pusat penelitian, pengkajian, sekaligus pelestarian nilai-nilai luhur warisan budaya Majapahit, yang kala itu menghiasi nusantara selama hampir dua abad lamanya,” ungkap Bambang.
Selain sebagai pusat pengkajian dan penelitian, Bambang menuturkan, perencanaan pembangunan warisan leluhur tersebut, dapat dijadikan suatu common denominator menguatnya kembali semangat persatuan bangsa Indonesia. Bambang mengharapkan, pembangunan taman ini nantinya juga sebagai simbol eratnya rasa persaudaraan bangsa-bangsa di dunia. (Bud.S.Kominfojatim.Mak’skom.IPJT.20.3.18)
Views 354


Senin, 19 Maret 2018


ITS KEMBANGKAN PUI
Sebagai Centre of Excellence di bidang maritim, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terus berupaya meningkatkan riset teknologi kemaritiman sebagai dukungan pengembangan Science and Technology Park (STP). Salah satunya dibuktikan dengan merilis Pusat Unggulan Iptek (PUI) Keselamatan Kapal dan Instalasi Laut melalui acara Kick Off di gedung Nasdec ITS, Senin 19/3.
Direktur Inovasi, Kerja Sama dan Kealumnian ITS, Dr Eng Kriyo Sambodho ST M Eng, yang biasa dipanggil Dodhot, mengatakan bahwa PUI penting untuk dibentuk di dalam institusi pendidikan. Dengan PUI, produk inovasi akan lebih cepat dikembangkan.
PUI sendiri terbagi menjadi dua bidang, yakni PUI yang berbasis produk dan berbasis paten. Saat ini ITS bergerak di PUI berbasis produk karena ITS adalah perguruan tinggi, dan PUI ini juga berguna menciptakan sebuah produk unggulan inovasi terbaru. 
Dalam rentang waktu tiga tahun ini, ITS mampu merilis tiga PUI. Pada tahun 2016, ITS telah merilis PUI Sistem Kontrol Otomotif (SKO) yang sebelumnya bernama Pusat Riset Mobil Listrik Nasional (Molina). Pada tahun 2017, ITS kembali merilis PUI Mechanics Industrial Automation (MIA), dan pada tahun 2018 ini ITS secara resmi merilis satu PUI lagi. Yakni PUI untuk Keselamatan Kapal dan Instalasi Laut atau yang disingkat KEKAL. Apabila dilihat dari jumlah PUI yang dimiliki, ITS nomor tiga terbanyak di Indonesia. Nomor satu yakni IPB dengan enam PUI, kemudian ITB dengan lima PUI. PUI sendiri adalah badan yang mengatur tentang riset penelitian agar menciptakan inovasi-inovasi dan produk-produk yang berkembang. Sehingga, dengan PUI ini sebuah instansi dapat mempunyai sebuah badan penelitian untuk menghasilkan produk-produk yang lebih bagus.
Sementara itu, Prof Dr Ketut Buda Artana ST MSc yang bertindak sebagai koordinator PUI KEKAL mengatakan, latar belakang pembentukan PUI kali ini dikarenakan tingginya jumlah kecelakaan kapal di Indonesia, adanya peraturan internasional tentang keselamatan kapal dan untuk meningkatkan penguatan kelembagaan keselamatan. 
Tujuan pembentukan PUI kali ini, menurut pria yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor IV ITS ini, adalah untuk menyiapkan upaya komersialisasi hasil riset dan inovasi melalui kegiatan hilirisasi riset inovasi, termasuk kegiatan promosi dan kegiatan pendukung lainnya.Diharapkan, dengan adanya PUI ini maka banyak laboratorium dan ruang lingkup yang bisa bekerja sama. Salah satu produk yang sudah dihasilkan kampus ITS saat ini adalah AISITS (Automatic Identification System ITS, red) yang bergerak di bidang perkapalan.
Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana MSc ES PhD mengatakan, PUI KEKAL ini adalah sebuah tantangan bagi ITS, karena setiap orang di dalamnya dituntut untuk berinovasi dan berkembang. Selain itu,  PUI adalah cikal bakal sebuah entrepreneur university. Dengan PUI ini, ITS dapat menciptakan sebuah produk-produk terbaru, sehingga bisa dijual ke publik dan disebarluaskan. 
Guru besar Teknik Lingkungan ini juga menginginkan agar para dosen di ITS dapat bekerja sama dengan para doktoral yang ada agar bisa membuat inovasi terbaru. Agar ke depannya bisa lebih cepat terbentuk PUI-PUI yang lainnya, sehingga ITS bisa lebih cepat maju dan berkembang lebih baik lagi. (Bud.S.Kominfojatim.Mak’skom.IPJT.19.3.18)




SELEKSI PETUGAS HAJI
Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran seleksi calon petugas haji 1439 H/2018 M. Pendaftaran seleksi calon petugas dibuka pada 20-25 Maret 2018. 
Melalui siaran pers Senin 19 maret 2018, Direktur Bina Haji Kemenag, Khoirizi H Dasir, mengatakan ada dua kelompok calon petugas haji yang akan direkrut oleh Kemenag, yaitu petugas yang akan menyertai jemaah haji atau biasa disebut kloter dan petugas yang tidak menyertai jemaah haji atau yang disebut non kloter. 
Petugas kloter terdiri dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI). Jemaah haji Indonesia tahun ini terbagi dalam 511 kelompok terbang (kloter). Karenanya, diperlukan  511 TPHI dan 511 TPIHI.
Dijelaskan untuk petugas non kloter yang tergabung dalam PPIH Arab Saudi, kuotanya berjumlah 836 petugas. Jumlah ini terdiri dari 530 petugas dari unsur Kemenag dan istansi terkait, termasuk media dan TNI/POLRI, serta 306 petugas dari unsur Kemenkes. Seluruh petugas akan dibagi ke dalam 3 wilayah kerja Makkah, Jeddah, dan Madinah. 
Khusus untuk petugas TKHI kloter dan non kloter rekrutmen dilaksanakan oleh Kementeriaan Kesehatan melalui Pusat Kesehatan haji.
Seleksi petugas haji, dilakukan secara berjenjang, dari tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga pusat. Tes tertulis di tingkat Kankemenag Kab/Kota pada tanggal 29 Maret 2018. Tes Computer Asisted Tes dan praktik di tingkat Kanwil Kemenag Provinsi akan digelar pada 12 April 2018. 
Seleksi petugas haji bukan tahap akhir untuk bisa bertugas sebagai PPIH. Sebab masih ada proses lanjutan yaitu pembekalan dan pemantauan berkelanjutan sampai yang bersangkutan dapat ditetapkan sebagai petugas dan dinyatakan lulus serta berhak berangkat pada saat yang telah ditentukan. (Bud.S.Kominfojatim.Mak’skom.IPJT.19.3.18)  



Kamis, 15 Maret 2018


PAGI
Pagi itu ada yang indah
Pagi itu ada yang tidak indah
Pagi itu memerdekakan diri
Pagi itu ada yang terbelenggu diri
Pagi itu ada merekahkan harapan
Pagi itu ada merenggutkan harapan
Pagi itu merengkuhkan harapan
Pagi itu mengkuncupkan harapan
Dunia memang berpengharapan
 Dunia itu memang mengasyikkan
Dunia itu memang menjerumuskan kehidupan
Mereka tidak tahu
Mereka tidak menyanngka
Mereka pasti
Mereka pasti tidak tahu dan tidak menyangka
Mereka menengadah
Tapi sudah ada yang Maha pasti Menentukan
Budi Sampurno/Blora/11Maret2018



PENGEMBANGAN WISATA KAB.PROBOLINGGO
Pj.Bupati Probolinggo,R.Tjahjo Widodo mengatakan, bahwa investor kini mulai melirik Kabupaten Probolinggo. Adanya lokasi potensial yang berada di wilayah pegunungan Rengganis Kecamatan Krucil, Pulau Gili Ketapang, wilayah pesisir utara dan sekitar Kota Kraksaan menjadi bagian daya tarik bagi investor untuk melakukan investasi. Dan untuk meningkatkan perekonomian salah satunya adalah dengan mendatangkan investor untuk membantu menggarap potensi yang ada demi kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, Probolingo memiliki potensi yang luar biasa, tidak kalah dengan kabupaten tetangga, seperti Banyuwangi, Malang ataupun Pulau Bali. Ini harus dikuatkan dan dikembangkan. Hadirnya perusahaan properti asal Amerika Serikat Stern Resources yang melakukan penjajakan untuk berinvestasi di Kabupaten Probolinggo menjadi bukti jika Probolinggo layak menjadi daerah yang patut diperhitungkan.
Business Development Director Stern Resources, Dinnah Tanuhardja di Pendopo Kabupaten Probolinggo, Rabu (14/3) mengatakan, ada beberapa lokasi potensial yang sedang dijajaki oleh Stern Resources. Diantaranya, wilayah pegunungan Rengganis di Kecamatan Krucil, Pulau Gili Ketapang, wilayah pesisir utara dan sekitar Kota Kraksaan.
Siaran pers dari Diskominfo Probolinggo menjelaskan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Pj Bupati Probolinggo terkait dengan wilayah mana yang akan diprioritaskan pembangunannya lebih dahulu. Pihaknya juga telah mengkomunikasikan rencana  investasi tersebut dengan bupati sebelumnya.
Sejauh ini menurutnya, kawasan Kabupaten Probolinggo sarat potensi alam yang indah. Sangat memungkinkan untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata bertaraf internasional.
Wilayah pesisir pantai Probolinggo diproyeksikan menjadi semacam Universal Studios di Singapura. Sementara untuk wilayah pegunungan Rengganis di sekitar Kecamatan Krucil, akan dibangun dan dikemas menjadi wilayah wisata bertaraf internasional. Dilahan tsb akan dibuat seindah mungkin, dan semenarik mungkin. Untuk menarik wisatawan di daerah Rengganis rencananya akan kami lengkapi juga dengan cable car, dan resort-resort mewah.
Usai pertemuan dengan Pj Bupati di pendopo Dinnah Tanuhardja, Director Stern Resources melanjutkan  peninjauan ke salah satu lokasi yang dinilai potensial yakni wisata Pantai Bentar di Desa Sumberkerang Kecamatan Gending. Ikut mendampingi kunjungan, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo, H Tutug Edi Utomo. Sambil berperahu, rombongan juga menyaksikan binatang laut sejenis ikan raksasa, yakni Hiu Tutul (Whale Shark) yang sudah menjadi ikon Pantai Bentar. (Bud.S.Kominfojatim,Mak’skom.IPJT.15.3.18)


Rabu, 14 Maret 2018


KENTONGAN
Saat ini saya sedang di desa
Memang sepi, memang merindukan
Menjanjikan burung burung berkibar
Menggelarkan kerinduan yang tidak terrindukan
Langkah langkah itu memberikan kebijakkan
Kebijakkan rindu keadilan
Kebijakkan itu menaifkan keadilan
Yang terkasihkan dan menjanjikan sendi sendi kehidupan
Bisu, bisu tak akan membawakan kesedihan
Perlukan kentongan untuk membangkitkan kerinduan.
Budi Sampurno/Blora/11Maret2018

Jumat, 02 Maret 2018


PERGELARAN LATIHAN KEAMANAN LAUT
Latihan Kemanan Laut ( Latkamla ) tahun 2018 bakal kembali digelar oleh TNI AL pada tanggal 5 Maret mendatang. Latihan dilakukan dalam rangka menciptakan kondisi keamanan laut yang kondusif yang ditekankan pada aspek penegakan hukum.
“TNI AL melaksanakan Latkamla TA.2018, termasuk di wilayah kerja Koarmatim guna menciptakan kondisi keamanan laut yang kondusif  bagi para pengguna laut dalam rangka mendukung tugas TNI AL,” kata Komandan Gugus Tempur Laut Armada Timur, Laksamana Pertama TNI Agus Hariadi selaku Wakil Direktur Latihan Keamanan Laut TA 2018, Jumat (2/3).
Ia menjelaskan, latihan yang menjadi agenda tahunan itu merupakan program rutin Mabes TNI Angkatan Laut yang dilaksanakan Koarmatim selaku Komando Utama pembinaan. Tujuannya, meningkatkan kemampuan perwira dijajaran Koarmatim di bidang keamanan laut, menyamakan pola pikir dan pola tindak, serta menguji doktrin dalam pelaksanaan operasi keamanan laut.
Komandan Guspurlatim ini juga mengingatkan bahwa penegakan hukum saat ini menjadi perhatian pemerintah, seiring dengan kebijakan pemerintah untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan.
“Penegakan hukum menjadi kunci dalam keberhasilan pembangunan nasional. Misalnya terlihat dengan dibentuknya Satgas IUUF 115 dan Satgas Pungli serta lainnya”.
Bertindak sebagai pemapar dalam briefing kali ini adalah  Komandan KRI Jhon Lie 357Kolonel Laut (P) Dados yang dalam latihan ini manjabat sebagai De Oyu (Deputy Olah Yudha) yang menjelaskan tentang sekenario Latkamla 2018. Sementara untuk rangkaian dari tahap pelaksanaan Latkamla akan dibuka Pangarmatim Laksamana Muda TNI Didik Setiyono di Puslatkaprang,  Koarmatim, Surabaya. (Bud.S.Kominfojatim.Mak’skom.IPJT.2.3.18)
Views 482